Apakah Anda tahu tentang upacara garebeg? Dimana Keraton Yogyakarta menyelenggarakan 3 kali upacara tersebut setiap tahunnya, yaitu garebeg maulud, kemudian garebeg syawal dan juga garebeg besar. Untuk arti dari garebeg sendiri adalah sebuah upacara kerajaan yang mana melibatkan semua isi keraton, aparat kerajaan dan lapisan masyarakat.

Di dalam upacara tersebut nantinya para abdi dalem akan mengusung atau membawa gunungan dan mereka mengenakan pakaian serta peci yang berwarna merah marun serta berkain batik biru tua. Selain itu juga bermotif lingkaran putih bergambar bunga pada tengah lingkarannya. Bahkan para abdi dalem tersebut juga berjalan tanpa menggunakan alas kaki.

Macam Gunungan Dalam Upacara Garebeg

Di dalam upacara tersebut, memang nantinya para abdi dalem membawa gunungan yang terdapat bermacam – macam jenisnya. Adapun beberapa di antaranya adalah sebagai berikut:

1. Gunungan Jaler

Gunungan satu ini akan dibagi dua, bagian atas dan bawah. Di bagian atas terdiri dari mustaka dan dibuat dari baderan, sedangkan di bagian bawah adalah bendul. Baderan sendiri merupakan makanan dari beras ketan dan dibentuk seperti ikan bader. Sedangkan bendul adalah makanan dari beras ketan juga namun bentuknya bulat.

Gunungan ini nantinya akan melambangan seperti raja, bahkan untuk tingginya sampai dengan 2 meteran.

2. Gunungan Estri

Adalah sebuah gunungan yang memiliki bentuk seperti kerucut yang terbalik, pada bagian atasnya dibentuk kerucul melebar dan tumpul. Pada bagian atasnya memang menyerupai gunungan di dalam wayang dan di sekitarnya akan dihiasi dengan ilat –ilatan yang di bawahnya akan diletakkan upil – upilan berwarna – warni.

Selain itu juga terdapat tlapukan berbagai warna melingkari gunungan. Gunungan ini dilambangkan sebagai permaisuri raja.

3. Gunungan Darat

Bentuknya seperti gunungan estri, namun yang membedakan adalah gunungan darat tidak akan diletakkan jodang. Selain itu untuk bagian ilat – ilatan terdapat lima warna, hitam, putih, merah, kuning serta hijau. Ukurannya sendiri semakin ke bawah akan semakin besar. Dan nantinya gunungan ini akan melambangkan pangeran serta putra raja.

4. Gunungan Gepak

Wujudnya sendiri seperti halnya jodang yang dibuat dari kayu jati serta dicat berwarna merah tua. Selain itu juga dilengkapi dengan 2 batang kayu besar serta panjang untuk memikul. Isinya sendiri adalah berbagai macam buah – buahan, pala kependhem dan berbagai macam kudapan. Gunungan ini akan melambangkan putri raja.

5. Gunungan Pawuhan

Bentuknya seperti gunungan estri dan darat, tetapi memiliki ukuran lebih kecil. Dan di bawahnya terdapat bendera sebagai pengganti mustaka.

Demikian beberapa gunungan yang dibawa para abdi dalem Keraton Yogyakarta saat diselenggarakannya upacara garebeg. Bahkan saat diarak, nantinya masyarakat berebutan mengambil gunungan tersebut.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here