Beberapa produk UKM Jogja akan lebih lama dipamerkan di mall karena memang memiliki kualitas yang baik dan peminatnya cukup banyak.

Dinas Koperasi UKM Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kota Jogja kembali memperpanjang kerja sama atas pemasaran produk UKM dari Kota Jogja dengan pusat perbelanjaan ataupun mall di kota Jogja. Pemasaran produk akan diperpanjang sampai dengan tiga bulan dari kesepakatan awal. Dimana akan diperpanjang sampai dengan Januari 2021.

“Dalam kesepakatan awal, kerja sama dari pemasaran ini memang hanya dilakukan hingga Januari 2021. Namun kamu sudah membahas dengan manajemen Lippo Mall untuk memperpanjangnya selama 3 bulan,” ujar Kepala Bidang Usaha Kecil Mikro Dinas Koperasi UKM Tenaga Kerja dan Transmigrasi Jogja, Bebasar Sitarini.

Menurutnya, perpanjangan masa kerja sama tersebut adalah tindak lanjut dari keinginan para pelaku UKM yang mengharapkan agar dapat memfasilitasi pemasaran di pusat perbelanjaan tersebut dapat diperpanjang.

Harapan Masyarakat Akan Kerja Sama Produk UKM Jogja

Selain untuk dapat mempermudah pemasaran, para pelaku UKM berharap agar para masyarakat dapat melihat produk secara langsung di beberapa gerai yang mereka tempati di Lippo Mall tersebut. Sedangkan untuk omzetnya sendiri, komoditas fesyen yang mana ditawarkan para pelaku UKM masih mendapatkan sambutan yang baik dari konsumen.

“Hanya saja, untuk produk di bidang kuliner belum terlalu baik karena banyak masyarakat yang lebih senang untuk membeli produk camilan,” ungkapnya.

Selain di Lippo Mall, Dinas Koperasi UKM Tenaga Kerja dan Transmigrasi juga melakukan kerja sama dengan Galleria Mall untuk mengadakan kegiatan yang sama. Jumlah pelaku dari UKM yang sudah terlibat di Lippo Mall sendiri sebanyak 65 pelaku usaha dan juga 35 pelaku UKM yang ada di Galeria Mall.

“Untuk selanjutnya, kami akan berupaya untuk melakukan pendekatan di Ramai Mall, namun memang belum ada kesempatan tentang waktu untuk membahasnya. Harapannya sendiri agar segera dapat terealisasi karena saat ini para pelaku UKM membutuhkan bantuan untuk pemasaran produk,” ungkapnya.

Pelaku UKM yang Dapat Mengakses Fasilitas

Pelaku UKM yang bisa mengakses fasilitas tersebut berasaldari Forum Komunikasi UKM yang terdapat di setiap kecamatan di Kota Jogja, kemudian juga peserta Home Business Camp, anggota Dekranasda Kota Jogja dan juga peserta program Karang Mitra Usaha.

Bentuk dari kerja sama yang terjalin dengan beberapa pusat perelanjaan tersebut menggunakan sistem bagi hasil, dimana sebesar 10% omzet yang didapatkan dari penjualan produk UKM Jogja tersebut.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here