Pengembangan alat pertanian yang dilakukan oleh tim mahasiswa Fakultas Teknolohi Industri UII mendapatkan dana hibah dari Program Kreativitas Mahaiswa Bidang Teknologi dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

Tim APPS yang mana terdiri dari M.Al Qadim, kemudian Khoerul Anwar, lalu Halida Ulfah, Zulfi Fathiya Salsabila dan juga Hanif Awandani angakatan 2017 yang dibimbing dengan Ali Parkhan yang merupakan Dosen Pendamping.

Tim berhasil membuat suatu inovasi sebuah alat pertanian otomatis untuk dapat membantu mengurangi keluhan nyeri di bagian tubuh atau musculpskeletal disorder ketika melakukan proses penanaman bibit atau tanaman serta diperkirakan bisa meningkatkan produktivitas lahan pertanian.

Tujuan Pengembangan Alat Pertanian

Permasalahan yang sering kali dialami oleh para petani di Indonesia, terutama di Jogja sekarang ini adalah penggunaan alat yang memang masih konvensional, kemudian juga jarak tanam yang tidak teratur, proses penanaman yang membutuhkan waktu cukup lama serta postur kerja yang membungkuk.

Hal tersebut tentu saja membuat masyarakat menjadi kurang efektif dalam mengolah lahan karena terkadang selain hasil panen kurang maksimal juga masyarakat sering mengalami kekalahan karena proses penanaman secara membungkuk.

Ketua tim M. Al Qadim menjelaskan jika inovasi yang dilakukan oleh mereka merupakan pembuatan prototype desain alat pertanian. Dimana alat tersebut diberi nama APPS atau Automatic Paper Pot Solution. Di dalam pembuatan desainnya, kami bekerja sama dengan kelompok tani Ngudi Rejeki yang lokasinya ada di daerah Sleman, Yogyakarta.

“APPS ini sendiri masih berupa desain, sehingga bukan produk jadi. Karena tahun ini teknis PKM berbeda dengan tahun yang sebelumnya karena masa pandemi covid-19 yang tak memperbolehkan aktivitas di luar rumah,” ujar Qadim.

Qadim juga menjelaskan jika rangka dari APPS tersebut dibuat menggunakan baja ringan, kemudian plat stainless steal yang digerakkan menggunakan motor.

Dimana inovasi tersebut menjadi poin tambahan dari alat APPS tersebut adalah penggunaan alat bisa dilakukan secara otomatis. Jadi petani tak perlu lagi membungkuk untuk dapat melakukan penanaman. Hanya perlu menekan remote.

Remote tersebut tentu saja suda terintegrasi dengan alat APPS tersebut. Sehingga akan mempermudah para petani dalam menanam bibit atau tanaman.

Manfaat Penggunaan Alat APPS

Manfaat dari penggunaan produk atau alat ini sendiri adalah diprediksi bisa meningkatkan produktivitas lahan pertanian mencapai 39%. Dimana awalnya petani mampu menghasilkan 2000 tanaman cabai dengan luas lahan 1000 meter persegi. Tetapi menggunakan alat ini dapat menghasilkan 2780 karena pengaturan jarak yang sudah sesuai.

Pengembangan alat pertanian ini tentu saja menguntungkan dan membantu masyarakat, khususnya para petani agar mendapatkan hasil panen lebih maksimal.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here