Beragam inovasi yang ditorehkan oleh Kota Yogyakarta dinyatakan sebagai Laboratorium Inovasi Daerah oleh LANRI.

Inovasi yang sudah dilakukan beberapa diantaranya mendapatkan penghargaan tingkat nasional. Selain itu, juga direplikasi oleh daerah lain. Terdapat sekitar 20 inovasi yang dinyatakan baik. Penilaian tersebut didasarkan atas
keberlanjutan, replikasi, kebaharuan dan kebermanfaatannya.

Laboratorium Inovasi Yogyakarta menjadi Teladan Daerah Lain

Menristekdikti Resmikan Laboratorium Teknologi Terhubung Pertama di Indonesia. foto Tribunjogja

Kota Yogyakarta memberikan banyak kontribusi dengan adanya ragam inovasi untu mengembangkan diri. Tentunya, sebagai laboratorium inovasi daerah, Yogyakarta harus siap menjadi panutan untuk daerah lain. Berbagai inovasi yang sudah dilakukan diantaranya meliputi,

  • Kampung Tangguh Bencana
    Kondisi geografis Kota Yogyakarta berada di daerah yang memiliki tingkat kerawanan bencana beragam. Variasi bencana tersebut meliputi, gempa, banjir, gunung merapi dan lainnya. Salah satu upata pemerintah untuk mengurangi resiko bencana dengan menginisiasi Kampung Tangguh Bencana. Sasaran utamanya adalah masyarakat kampung steempat.

Beberapa diantaranya seperti, ibu-ibu PKK, RT, RW dan kelompok pemuda. Pelaksanaan kampung ini memberikan pemahaman kepada masyarakat terkait resiko bencana , perencanaan dan tindakan. Terutama dalam menghadapi dan mengurangi resiko bencana yag mungkin terjadi.

  • Kegiatan Belajar Siswa Online
    Edy Heri Susana sebagai Kepala Dinas Pendidikan Kota Yogyakarta, memberikan pernyataan bahwa KBS online merupakan salah satu inovasi. Hal ini dikarenakan kegiatan tersebut sudah dilakukan sejak tahun 2007.
     
    Namun, pengajuannya dalam lomba inovasi tahun 2015. Berdasarkan inovasi yang dibuat Wali Kota Yogyakarta mendapatkan penghargaan Ki Hadjar Dewantara dari Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan RI. Penggunaan KBS masih dibenahi agar lebih menarik dan mudah. KBS online dapat dijadikan sebagai wadah konsultasi siswa sekolah mulai dari SD
    hingga SMA.
     
  • Inovasi Terkait Permasalahan Perkotaan
    Pemkot Yogyakarta juga berhasil mengikuti Innovation Goverment Awards yang diadakan oleh Kementrian Dalam Negeri Tahun 2017.  Sudah banyak inovasi yang dibuat untuk mengatasi beragam masalah kota.

Beberapa diantaranya, pendirian Dinas Perizinan tahun 2001. Hal tersebut merupakan pengembangan konsep UPTSA atau Unit Pelayanan Terpadu Satu Atap. Tidak hanya sebagai loket pendaftaran namun juga sebagai tempat pelayanan perizinan.
 
Selain itu, inovasi terbaru yang dilakukan pemerintah Kota Yogyakarta ialah memprpanjang pembukaan Pasar Beringharjo hingga malam hari. salah satu Inovasi Yogyakarta ini mampu menggaet banyak wisatawan. Hal ini dikarenakan banyak pengunjung datang ke Malioboro mulai dari sore hingga malam hari.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here