Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Daerah Istimewa Yogyakarta rencananya akan mengakselerasi kepemilikan kartu tani sampai mencapai targel 100 persen di tahun ini. Plt Kepala DPKP DIY, Syam Arjayanti mengatakan jika distribusi kartu tersebut masih 90 persen. Itu berarti masih ada 10 persen petani yang belum memanfaatkan adanya layanan tersebut.

“Total dari petani yang ada di DIY 400 ribu jiwa. Sedangkan petani yang sudah menikmati layanan dari kartu tersebut masih 90 persen atau sekitar 309.108 petani,” jelasnya.

Seperti yang kita ketahui jika kartu petani ini ditujukan agar para masyarakat yang berprofesi sebagai petani dapat mendapatkan hasil panen yang maksimal dengan adanya pemanfaatan pupuk bersubsidi dan beberapa bantuan yang lainnya. Jadi pemerintah sangat mengharapkan jika kartu petani ini dapat didistribusikan dengan baik dan maksimal.

Pendistribusian Kartu Tani

Untuk pendistribusian kartu tersebut untuk 4 kabupaten yang ada di DIY memang sudah mencapai target 100 persen seperti Kota Yogyakarta, kemudian Kabupaten Bantul, Kabupaten Kulon Progo serta Kabupaten Gunungkidul. Sedangkan untuk sisanya adalah Kabupaten Sleman yang baru mencapai target 93 persen.

Sehingga penditribusian dari kartu petani memang harus segera dimaksimalkan agar para petani juga dapat memperoleh manfaatnya.

“Di Sleman sendiri jumlah petaninya ada sekitar 67.637 jiwa yang sudah memiliki kartu petani tersebut, sedangkan untuk jumlah petaninya seniri seitar 93.022 jiwa. Dan untuk wilayah Kota Yogyakarta, Bantul, Kulon Progo dan juga Gunungkidul masing – masing telah mencapai target,” ungkapnya.

Dengan besar dari pemakai kartu petani secara berturut – turut 124 jiwa, kemudian 50.439 jiwa, lalu 51.224 jiwa serta 144.461 jiwa, ujarnya.

Pemerintah Akan Terus Memantau Perkembangan

Pihaknya juga akan terus memantau perkembangan yang ada di lapangan. Tujuannya tentu saja agar nantinya target yang sudah direncanakan apat terealisasi dengan baik. Mengingat manfaat dari kartu petani tersebut sangat berguna untuk para petani yang ada di Indonesia, terutama di Daerah Istimewa Yogyakarta.

Terlebih lagi kartu tani tersebut nantinya akan menjadi salah satu sarana akses untuk para petani sebagai simpanan, kemudian transaksi, penyaluran simpan pinjam sampai dengan kartu subsidi. Mulai dari subsidi pupuk dan yang lainnya. Jadi memang fungsi dan keuntungan dari kartu ini benar – benar sangat bermanfaat untuk para petani.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here