Penerapan teknologi untuk melakukan deteksi wabah virus corona sudah mulai dilakukan. Beragam inovasi baru untuk mendeteksi ancaman Covid 19 masih dalam tahap pengembangan. Salah satunya adalah alat deteksi GeNose.

Teknologi ini merupakan inovasi yang dihasilkan dari kerja sama antara UGM, TNI AD, Badan Intelijen Negara dan beragam perusahaan swasta lainnya. Alat deteksi ini dianggap ampuh untuk mendeteksi orang yang terinfeksi Covid 19.

Alat Deteksi GeNose si Pengendus dengan Akurasi Tinggi

Kasus Covid 19 semakin berkembang pesat. Hal ini menandakan bahwa tingkat persebarannya semakin cepat. Maka dari itu, diperlukan sebuah alat yang dapat diaplikasikan untuk mempermudah skrining. Tentunya dengan hasil akurasi tinggi, cepat dan murah.

Alat deteksi GeNose dapat dijadikan andalan untuk mendeteksi orang yang terinfeksi virus berbahaya ini. Berikut beberapa hal yang berkaitan dengan alat eleketronik pengendus ini:

1. Deteksi Volatile Organic Compound

GeNose merupakan inovasi teknologi pertama yang mendeteksi adanya infeksi virus Covid 19 melalui hembusan nafas. Hal ini dikarenakan infeksi virus Covid 19 menyerang saluran pernapasan manusia. Nafas yang diambil dari seseorang dapat dideteksi lebih cepat dan real time.

Pendeteksian melalui Volatile Organic Compund. Identifikasinya melalui sensor yang diolah dengan menggunakan kecerdasan artificial. Hasil deteksi dilakukan untuk menghasilkan keputusan.

2. Aplikasi Terhubung dengan Cloud Computing

Aplikasi yang digunakan pada GeNose terhubung secara langsung dengan cloud computing untuk mendapatkan hasil diagnosis secara real time. Cara kerja alat ini dapat dilakukan secara paralel secara sentral pada sistem.

Kinerja seperti itu dapat menghasilkan validasi data dengan semua alat saling terhubung. Pemanfaatan data yang sudah dikumpulkan dapat digunakan dalam pemetaan, pemnatauan dan pelacakan sebaran virus Covid 19.

3. Penggunaan Kecerdasan Artificial

Kuci akurasi GeNose dengan mengembangkan teknologi Artificial Intelligence dan konsep big data. Selain itu, pengujian dilakukan secara profiling atau kalibrasi dengan 615 data valid yang dilakukan di Rumah Sakit Bhayangkara POLDA DIY dan Rumah Sakit Khusus Bambanglipuro Yogyakarta. tingkat akurasi mencapai 97%.

Tahapan pengujian selanjutnya berupa uji klinis dan disebar secara menyeluruh di tanah air. Hal tersebut dilakukan untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat dan pelayanan secara cepat. Penggunaan alat deteksi Genose dianggap memiliki peran penting dalam mendeteksi virus Covid 19.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here