Beberapa tahun belakangan ini, masyarakat di Bantul menekuni budidaya peternakan lebah. Dimana lebah yang dibudidayakan tersebut dilakukan oleh komunitas yang markasnya ada di dusun Gandon, Palbapang, Bantul tersebut tidak berasal dari hutan saja, namun hasil evakuasi dan beberapa rumah warga.

Seperti yang kita tahu jika madu merupakan suatu cairan alami dari lebah yang mana dipercaya sangat baik untuk kesehatan tubuh. Oleh karena itu, budidaya lebah untuk dapat menghasilkan madu memang masih cukup menjanjikan. Hal tersebut juga dilakukan Komunitas Tim Buser Lebah Madu Bantul.

Mereka membantu para warga yang mana ingin mengevakuasi lebah, setelah itu nantinya akan dipelihara dan dibudidayakan menjadi peternakan lebah.

Awal Mula Budidaya Peternakan Lebah

Johan yang merupakan Koordinator Lapangan Komunitas Tim Buser Lebah Madu tersebut menceritakan jika ide dari budidaya lebah berawal pada saat ada suatu koloni lebah yang ada di suatu sumur di desanya.

Koloni lebah yang menghasilkan madu tersebut dirasa mengganggu setiap aktivitas masyarakat yang ingin pergi ke sumur. Oleh karena itu, lebah tersebut kemudian dipindahkan ke dalam kandang.

“Selang beberapa bulan, koloni lebah tersebut ternyata menghasilkan madu serta dipanen,” ungkapnya.

Dari situlah dirinya bersama teman – teman berfikir mengapa tidak membantu warga yang ingin lebah di tempatnya dievakuasi dan lebah tersebut dibudidayakan.

Berawal dari situlah, kemudian Johan mengaku sering kali mendapatkan laporan dari warga yang sudah merasa terganggu dengan adanya lebah tersebut pada rumahnya. Lebah itu kemudian dievakuasi dan dikumpulkan. Menurutnya, dari setiap koloni lebah di dalam kurun waktu tertentu akan memunculkan koloni baru dan membuat lebah menjadi cepat berkembang.

Koloni dapat membentuk sarang dimanapun. Terkadang di lemari, kemudian kolong meja, sofa rumah atau ahkan di area pengeras suara masjid. Dan pada umumnya warga tidak berani mengambilnya karena takut tersengat.

Peralatan Untuk Mengevakuasi Sarang Lebah

Untuk peralatan yang digunakan memang cukup sederhana. Hanya membutuhkan karung, kemudian sarung tangan, jaket dan penutup wajah. Dirinya bersama teman – teman melakukan hal tersebut untuk menghindari konflik antara manusia dengan lebah dan untuk membudidayakannya.

Jadi dengan mengevakuasi dan budidaya peternakan lebah madu tersebut sangat diharapkan masyarakat tetap aman, nyaman dan tentu saja meningkatkan ekonomi masyarakat.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here