Sesuai dengan arahan dari pemerintah pusat untuk dapat memperpanjang Bantuan Produktif Usaha Mikro atau BPUM, Dinas Koperasi dan UKM DIY masih membuka pendaftaran sampai dengan akhir November 2020.

Agus Mulyono selaku Kepala BIdang Pembiayaan Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menenangah DIY mengatakan jika awalnya pembukaan pendaftaran dapat dilakukan sampai batas akhir September 2020 lalu. Namun, karena alasan adanya penambahan kuota maka dilakukan perpanjangan.

“Prinsipnya memang masih sama dengan atuan yang kemarin. Tidak terdapat pembatasan kuota karena semua pelaku UMKM dapat mendaftarkan diri jika memenuhi kriteria,” terang Agus.

Pelaku UMKM Tidak Lolos Dapat Daftar Bantuan Produktif Usaha Mikro Kembali

Tidak hanya itu saja, untuk para pelaku usaha mikro yang kemarin tidak lolos seleksi verifikasi dalam pendaftaran yang pertama dapat mencoba untuk mendaftarkan kembali. Persyaratan yang diajukan juga masih sama dengan yang sebelumnya.

“Syaratnya juga masih sama, dimana berbasis pada Nomor Induk Kependudukan. Tetapi, ada beberapa format pendaftaran yang kami modifikasi untuk dapat mempermudah dalam pendataan yaitu, setiap kabupaten atau kota akan memiliki situs sendiri untuk dapat melakikan pendaftaran,” jelasnya.

Sebelumnya memang pendaftaran PUM hanya dilakikan menggunakan satu situs saja. Untuk saat ini sudah ada 5 situs ditambah dengan 1 situs induk milik Dinas Koperasi dan UKM DIY sebagai seleksi serta verifikasi data sebelum akhirnya dikirim ke pusat.

Kuota Pendaftaran BPUM Pertama

Pada pendaftaran yang pertama, Dinas Koperasi dan UKM DIY sudah berhasil mengusulkan sekitar 400 ribu pelaku UMKM.
“Kami mengirimkan data sekitar 400 ribuan tetapi untuk jumlah yang berhasil lolos memperoleh bantuan datanya ada di bank penyalir seperti BNI dan juga BRI,” ujarnya.

Dirinya juga menambahkan jika para pelaku usaha mikro yang berhasil memperoleh antuan produktif agar dapat menggunakan dana tersebut sesuai dengan tujuannya. Sehingga nantinya tidak digunakan untuk kebutuhan konsumtif.

“Ya itu memang harus kembali ke kesadaran masing – masing penerima. Dimana tujuan dari bantuan ini untuk produktivitas usaha, sehingga seharusnya disesuaikan dengan apa yang dimaksudkan oleh pemerintah,” tegasnya.

Bantuan Produktif Usaha Mikro atau BPUM ini memang sangat membantu para pelaku UMKM untuk dapat mengembangkan usahanya di tengah pandemi, sehingga pemerintah berharap jika bantuan tersebut digunakan sebagaimana mestinya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here