PT Pertamina Persero sudah berkomitmen untuk selalu mendukung pelestarian warisan budaya nasional, dimana salah satunya adalah dengan batik. Dukungan tersebut dalam bentuk pemberian bantuan pinjaman permodalan UMKM dengan program kemitraan.

Selain memperoleh bantuan modal, pelaku UMKM juga memperoleh fasilitas lain yang bisa mendorong produktivitas.

Pemiik Rumah Batik Jinggar, Vitalia Pamungkas menjelaskan jika pada awalnya hanya mengembangkan usahanya di tahun 2010. Ketika itu dirinya tidak memproduksi kain batik sendiri, tetapi mengolah batik lawasan yang sudah ada ke dalam produk fashion.

“Seiring berjalannya waktu, ada banyak orang yang komplain kenapa mudah sobek. Jadi kami berpikir untuk memproduksi kain batik sendiri,” terangnya.

Kisaran harganya sendiri adalah mulai dari Rp 300 ribuan sampai Rp 2 juta.

“Produk unggulan dari kami adalah batik kontemporer,” ujarnya.

Usaha Makin Berkembang Setelah Mendapat Bantuan Pinjaman Permodalan UMKM

Usahanya juga semakin berkembang setelah dirinya bergabung dengan sebuah program kemitraan dari Pertamina.

Dirinya mengatakan jika sudah bergabung pada program tersebut sejak 5 tahun yang lalu. Hal terebut juga sudah termasuk pinjaman permodalan yang kedua kalinya.

“Selama menjadi binaan dari pertamina, kami sangat terbantu, baik dari segi permodalan dan pemasaran. Kami juga diajak pameran baik itu di dalam negeri ataupun luar negeri. Memperoleh pelatihan serta pernah diajak refreshing dengan melakukan outbound,” ungkapnya.

Pandemi Menjadi Tantangan Baru

Untuk saat ini pandemi menjadi sebuah tantangan baru. Vitalia mengaku jika dirinya juga terdampak dengan pandemi tersebut. Tetapi dirinya terus berupaya untuk bertahan serta tetap memproduksi meskipun jumlahnya tidak sebanyak saat sebelum pandemi.

Banyak cara dilakukan agar bisa bertahan. Misalnya dengan memproduksi alat pelindung diri sampai masker.
Pemasaran Batik

Isedangkan untuk pemasaran batiknya sendiri, saat ini Rumah Batik Jinggar sudah memaksimalkan pemasaran secara online, kemudian juga pameran virtual dan juga fashion show virtual. Sedangkan untuk workshop serta tokonya ada di Jalan Tohpati 17, Taman Siswa, Yogyakarta.

Kevin Kurnia Gumilang selaku Junior Officer Communiation & Relation MOR IV PT Pertamina menjelaskan jika dengan program kemitraan dan pemberian bantuan pinjaman permodalan UMKM ini, Pertamina akan terus berupaya untuk meningkatkan dan juga menciptakan kemandirian ekonomi bagi para pelaku UMKM yang ada di Indonesia.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here