Prestasi di bidang riset menunjukkan bahwa DIY memiliki sistem pendidikan dengan ruang inovasi yang besar.

Kota Yogyakarta memang dikenal senagai kota pelajar dan banyak dikunjungi oleh para perantau. Selain itu, sistem pendidikan di Kota Yogyakarta terkenal lebih bagus dibandingkan daerah lain. Banyak talenta muda dari siswa SMP dan SMA mampu merajai olimpiade riset hingga tingkat nasional dengan ragam karya inovatif. Yogyakarta mendapatkan juara umum OPSI (Olimpiade Penelitian Siswa Indonesia) tahun 2019.

Kota Yogyakarta Tingkatkan Prestasi di Kancah Nasional

Banyak talenta muda di Kota Yogyakarta yang memiliki cara berpikir kritis dan menghasilkan karya inovatif dalam bentuk penelitian. Prestasi di bidang riset menunjukkan bahwa DIY memiliki sistem pendidikan dengan ruang inovasi yang besar. Para siswa dapat melakukan riset dan mengembangkan pengetahuan dari sekolah untuk mencari solusi.

Beragam Karya Inovasi Torehkan Prestasi

Banyak karya inovasi yang diberikan dapat dilihat dari beragam judul untuk memenangkan perlombaan. Beberapa diantaranya, pemanfaatan energi listrik hingga penggunaan peralatan bermanfaat bagi kaum disabilitas. Selain itu, inovasi yang dilakukan juga berkaitan dengan pemanfaatan digital ke arah pemecahan masalah.

Peran Orang Tua dan Guru

Guru memiliki peran penting dalam mengembangkan potensi siswa di dalam bidang penelitian. Kesuskesan siswa tidak pernah terlepas dari peran guru. Megembangkan cara berpikir siswa menjadi lebih kritis, inovatif dan mampu berkomunikasi. Selain itu, adanya kolaborasi nyata yang mampu mendorong prestasi OPSI mampu menghadapi tantangan kedepannya.

Beberapa perolehan medali emas untuk OPSI SMA sebanyak 4, 1 perunggu dan 3 perak. Sedangkan, kategori SMP, Kota Yogyakarta mendapatkan juara umum. Hal ini tentu sangat membanggakan sekaligus menjadi pelecut untuk mengembangkan pendidikan riset di daerah. Siswa dapat mengembangkan potensi sesuai dengan minat dan bakatnya.

Hasil riset yang sudah dilakukan oleh talenta muda dapat diaplikasikan secara berkelanjutan. Hal ini penting agar riset yang dilakukan tidak berhenti di ajang kompetisi. Mengingat, banyaknya permasalah yang ada di lingkungan sekitar. Maka lebih baik menggunakan hasil riset yang sudah dilakukan untuk diterapkan secara terus-menerus.Tentunya, perlu adanya penyempurnaan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here