Pandemi covid-19 saat ini justru dapat memacu kreativitas dari masyarakat Yogyakarta untuk dapat membuat berbagai macam kegiatan ekonomi alternative. Salah satunya sudah dilakukan oleh warga Pengok Kidul, dengan cara membuka Kedai Casper. Hal ini dilakukan sebagai cara bangkitkan ekonomi saat pandemi seperti sekarang ini.

Sulasmi selaku Lurah Baciro mengatakan jika Kedai Casper ini merupakan anak usaha ketiga dari UPPKS atau Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga Sejahtera Pengok Kidul, setelah Kantin Boga Baciro yang mana hadir semenjak januari dan juga Angkringan Gatot Kaca di bulan Agustus lalu.

Kedai Casper sendiri merupakan pengejawantahan moto nyawiji ngadepi pandemi yang mana berarti sudah saatnya para warga ditempatkan sebagai subjek yang dapat berkontribusi di dalam menghadapi pandemi.

“Harapannya sendiri adalah mengurangi beban ekonomi yan mana dirasakan oleh masyarakat seagai dampak dari pandemic covid-19,” ungkapnya.

Kedai Casper Untuk Bangkitkan Ekonomi Saat Pandemi

Nama Casper sendiri dipilih karena sebagai suatu analogi dari virus covid-19. Dimana suatu virus yang tidak diketahui seperti apa wujud dan juga penawarnya. Tetapi dapat mengakibatkan kematian, sehingga seperti hantu yang menakutkan.

Tokoh Casper sendiri digambarkan sesosok hantu yang baik hati. Sehingga masyarakat berharap jika virus tersebut dapat bersahabat.

Terutama jika menerapkan hidup normal dan disertai protokol kesehatan secara disiplin. Misalnya mencuci tangan menggunakan sabun, mengenakan masker, jaga jarak dan jauhi kerumunan.

Kedai ini sendiri menawarkan berbagai macam olahraga untuk para pengunjungnya. Eko yang merupakan salah seorang pengelola kedai mengatakan jika Kedai Casper ini adalah kedai sport. Dimana mempunyai sarana dan prasarana keiatan olahraga, misalnya bulu tangkis, karambol, catur sampai dakon.

Kedai Casper juga mewadahi beragam kesenian warga, karena tak jauh dari lokasi kedai, ada sanggar kesenian. Dimana bertempat di ruang terbuka yang hijau publik, Pengok Kidul, Kedai Casper ini merupakan hasil dari swadaya warga di dalam penyediaa sarana dan juga prasarananya.

Membuka Peluang Usaha Saat Pandemi

Edy Muhammad selaku Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Perempuan dan Perlindungan Anak Kota Jogja menuturkan jika ikhtiar dan juga kreativitas warga di dalam membuka peluang usaha saat pandemi covid-19 ini patut untuk diapresiasi.

Menurutnya, Kedai Casper ini memiliki potensi yang besar dalam bangkitkan ekonomi saat pademi untuk masyarakat, terlebih warga Pengok. Selama pandemi, yang harus dijaga tak hanya kesehatan saja, namun juga kondisi ekonomi masyarakat.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here